Saya sedang sibuk mengejar mimpi. Saya tertegun menatap layar.
Saya sedang berada di luar kota, mencari inspirasi. Bumi tempatku menapak biasanya, Sedang sedikit membuatku kecewa. Dunia pendidikan, terlebih.
Memilih menjadi seorang mahasiswa mode adalah bukan sebuah pilihan biasa. Kain yang mungkin tak berarti sebagian manusia namun kini menjadi musuh terbesar saya. Lalu sejarah baju yang sebelumnya menjadi salah satu yang saya senangi, menjadi salah satu batu sandungan saya.
I dont think i am going to pass this semester smoothly. I feel like i am giving up. Too much pressure.
Saya lelah. Ingin mati saja.
Atau ingin menjadi putri tidur, lalu bangun ketika semuanya sudah menjadi sesuatu yang bahagia.
Lalu saya tertegun. Memandangi bukit-bukti di Buittenzorg siang ini.
Merasa bodoh, karena hampir menyerah.
Kembali pada masa awal saya memutuskan menekuni bidang ini, saya pernah berucap "Saya adalah seorang beruntung yang bisa berada disini". Merasa ditampar oleh ucapan sendiri, saya menyadari bahwa saya tidak bisa seperti ini.
Berusaha dahulu sebelum menyerah.
Bukan akhir dari sesuatu yang disebut akhir. Jalan saya, bahkan belum menjadi setengah jalan. Menyerah belum pernah menjadi kata-kata yang sering diucap.
Mimpi saya, untuk bisa berada nun jauh di Italia, harus di realisasikan.
Namun sebelumnya, ada 2 tahun (dan 1 tahun untuk meraih sarjana seni) yang harus dilewati untuk sampai kesana.
Bukan banyak jalan menuju Roma, tetapi selalu ada jalan menuju Roma.
Bogor, siang ini.
zombiegail
Saturday, April 5, 2014
Friday, January 10, 2014
(muse(ic)) Capital Cities
.
![]() |
| click here to their website
So happy that they are listed on 2014 Coachella. But so sad i cant attend Coachella.
I wish i can go to Coachella one day.
xx!
|
Friday, January 3, 2014
(Pho(r)tofolio) SHADOW
Talent: Dinda
Style, Make-up, Photography, and Digital Imaging: Yours trully
Playing on color and shadow this time i hope you enjoy it
And oh! its 2014 already, gotta work my ass off to finish my degree. For your information, i am now a student in an international fashion school at Jakarta. Yes, i finally choose fashion over anything.
xx
zombiegail
ps: more photos are coming up
Saturday, October 19, 2013
Untuk kamu yang selalu ingin tau
Saya orang yang tertutup
Tak ada gunanya mengulik setiap jengkal masa lalu saya
Lagi pula, bukan urusan.
Urus saja diri sendiri!
Bukan sekedar arogan maupun keangkuhan
Tetapi lebih kepada pengakuan.
Tidak ada gunanya sayang, menatap diri saya
Dari pandangan masa lalu saya
Cobalah menjadi seseorang
Yang hidup pada hari ini
Bukan yang melihat kebelakang
maupun kedepan
Hidup satu-satu saja, jangan sekaligus
Nanti repot, malah terjatuh
Kalau sudah terjatuh, yang repot juga banyak.
Jadi,
Jangan coba lagi
Menanyakan apa yang terjadi dulu
Sehingga saya menjadi seperti sekarang
Yang jelas, bukan urusan anda
Tak ada gunanya mengulik setiap jengkal masa lalu saya
Lagi pula, bukan urusan.
Urus saja diri sendiri!
Bukan sekedar arogan maupun keangkuhan
Tetapi lebih kepada pengakuan.
Tidak ada gunanya sayang, menatap diri saya
Dari pandangan masa lalu saya
Cobalah menjadi seseorang
Yang hidup pada hari ini
Bukan yang melihat kebelakang
maupun kedepan
Hidup satu-satu saja, jangan sekaligus
Nanti repot, malah terjatuh
Kalau sudah terjatuh, yang repot juga banyak.
Jadi,
Jangan coba lagi
Menanyakan apa yang terjadi dulu
Sehingga saya menjadi seperti sekarang
Yang jelas, bukan urusan anda
Sunday, September 29, 2013
Skenario 6 Dunia Nirmala: Masa Depan dan Kegadisan
Nirmala bergidik tajam kearah senja. Miris, teriris sepi. Matanya tak berkedip. Seakan sesuatu akan segera berakhir. Walau akhirnya pandangan itu beralih, namun tajamnya mata itu tetap mengiris keheningan sore hari di sebuah bukit. Jauh dari manusia. Sunyi.
Senja ini,
Nirmala terduduk, bermain dengan fikirannya sendiri yang melambung jauh tak
tentu. Manusia sudha menjadi gila akhirnya. Dengan segala kefasikkan yang
mengganggu manusia lain. Serigala makan serigala lain. Setan sudah menyatu di kehidupan,
semua sudah jadi gila.
Seorang gadis
terduduk lesu dibawah bukit tersebut. Terisak menangis. Nirmala menghampiri dan
hanya sekedar bertanya, namun dibalas dengan senandung duka air yang meluncur
keluar bersamaan dengan bulir air matanya yang membanjiri rumput hijau ini.
Perawan
Nada: C minor
(pelan tapi
pasti)
Ada yang salah
ketika saya sudah lain
Ada yang salah
ketika saya sudah bukan seorang gadis
Ada banyak alas
an mengapa saya sudah menjadi wanita
Dan tidak bias
dijelaskan dengan nada yang biasa
Tidak semua yang
sudah lepas
Adalah seorang
yang hina
Seorang yang
kurang pantas
Seorang yang
tidak lebih dari seekor binatang
Tidak semua yang
sudah melepaskan kegadisannya
Adalah orang yang
tidak berhak menatap masa depan
Atau mebina
kehidupan yang layak
Setelah senandung sendu itu usai, Nirmala menatap kearah matahari sore.
Apa hubungannya
keperawanan dengan masa depan? Bukankah tidak ada bedanya seseorang yang sudah
melepas dan masih menjaga? Bahkan banyak diantaranya yang menjaga namun
menyakiti. Menjadi seorang yang melepas, bukanlah seorang yang hina. Masalah sudah
lepas atau belum sama sekali adalah dari diri sendiri. Dan keperawanan bukanlah
tolak ukur untuk Negara maju, tetapi untuk Negara yang diam di tempat.
Atau kah ini
adalah Negara yang diam di tempat?
Negara kosong?
Negara yang
bingung?
Dan Nirmala tertawa sekeras mungkin.
Merasa lucu dengan fikirannya sendiri. Lalu melihat ke bawah. Mendengar
teriakkan omong kosong para manusia sama seperti menonton komedi, lucu dan
menghibur.
Paham
Memahami
sesuatu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Tidak
semudah menatap bulan
Tidak
semudah meminum air
Tidak
semudah mengucapkan “aku sayang kamu”
Tidak
semudah menyematkan cincin di jari manis
Bahkan,
tidak semudah berjalan di gurun pasir.
Memahami
sesuatu, lebih seperti menatap matahari.
Seperti
berjalan diatas beling
Seperti
menelan racun
Seperti
dikhianati
Seperti
melupakkan sesuatu yang sulit dilupakan
Bahkan,
seperti menatap bayangan kalbu di senja hari yang kosong
Ketika kita
mencoba memahami sesuatu, pasti ada sebuah tembok berhalang yang membuat kita
ragu dan sulit memahami, lalu lahirlah manusia egois. Tak ada guna menyanyikan
senandung keceriaan kalau ada ke-egois-an di dunia yang fana ini.
Susah
memang, maka saya belajar. Belajar memahami dunia dan kegilaannya.
Dari saya
yang mencoba memahami,
zombie
Tuesday, July 23, 2013
Future.
As cliche as it may sound, yes we have to make our future self owe us. No regret to see, no regret to think. Do something that you love the most, for your own good. Live your passion. Make the impossible possible. Have a good eve!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Labels
- a hello (1)
- art (6)
- digital imaging (14)
- life (3)
- naration (14)
- ngelantur (7)
- photograph (10)
- poem (3)
- poetry (2)
- promotion (1)
- skenario dunia nirmala (7)
- sketch (1)
- storries (16)
- Story (4)







